Pengurus Pusat Rabithah Mahaid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMI NU) menyelenggarakan Sarasehan Pesantren Inklusi dengan tema "Sosialisasi Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas" di Pesantren Al-Tsaqofah Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (6/10).
Pada kegiatan ini pembacaan Al-Quran braille dibacakan oleh santri yang menyandang tunanetra, juga ada demo membaca kitab kuning braille dari santri tunanetra.
| Peduli Difabel, RMINU Sosialisasi UU Disabilitas (Sumber Gambar : Nu Online) |
Peduli Difabel, RMINU Sosialisasi UU Disabilitas
Ketua Panitia Ahmad Athoillah mengatakan, banyak hal yang harus dilakukan untuk difabel melalui gerakan bersama dan tidak hanya menggantungkan pemerintah."Kita salah satunya NU dengan melalui acara Sarasehan Pesantren Inklusi," katanya.
Menurutnya, sarasehan ini hanya langkah awal dari beberapa kegiatan yang akan lebih memberikan perhatian terkait fasilitas beribadah bagi penyandang difabel, baik yang tunanetra, tunarungu, atau yang lainnya.
Blog Pribadi Bang Roy Han
Hadir pada acara tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, Wasekjen H Andi Najmi Fuadi, dan Sekretaris NU Care-LAZISNU Ahyad Alfidai. (Husni Sahal/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id