Roihatul Firdaus, Ketua PC IPPNU Kota Yogyakarta mengatakan, agenda tersebut bukan merupakan program wajib kepengurusannya. “Agenda ini atas inisiatif teman-teman, setelah kemarin mengadakan perayaan maulid Nabi. Jadi ziarah ke makam para wali ini sekalian sebagai kegiatan refreshing, mengisi liburan kuliah juga,” papar Firdaus.
| IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Kunjungi Tiga Makam Wali di Kudus (Sumber Gambar : Nu Online) |
IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Kunjungi Tiga Makam Wali di Kudus
Di Kudus, mereka mengunjungi tiga makam wali sekaligus, yakni makam Sunan Muria, Sunan Kudus dan KH. Arwani di lingkungan Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Selain itu, mereka juga berkunjung ke Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog bertempat di rumah Nailul Falah, Dukuh Kalilopo Desa Klumpit Gebog Kudus.Blog Pribadi Bang Roy Han
Bersama para pengurus PAC IPNU-IPPNU Gebog, mereka bertukar informasi dan diskusi, selain mengakrabkan diri. Nailul Falah merupakan anggota aktivis IPNU dari Kabupaten Kudus yang melanjutkan belajar di Yogyakarta dan nyantri di Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapayak, Yogyakarta. Menurut rombongan, Falah juga cukup aktif di PC. IPNU Kota Yogyakarta.Blog Pribadi Bang Roy Han
Firdaus memaparkan bahwa terdapat perbedaan yang mencolok antara IPNU-IPPNU di Yogyakarta dan di Kudus. Menurutnya, Kudus lebih banyak Pimpinan Rantingnya, sementara Yogyakarta mayoritas hanya Pimpinan Komisariat saja. Kudus lebih kompleks.“Kalau di Yogyakarta, terutama Pimpinan Cabang Kota, kami mayoritas hanya menangani komisariat saja. Rantingnya tidak. Sementara di sini kami lihat ranting cukup aktif, dan mungkin karenanya juga maka ikatan kekeluargaannya jadi semakin erat. Di sana, masyarakat banyak yang di luar NU, jadi IPNU-IPPNU lebih banyak di sekolah-sekolah ma’arif,” terang Firdaus yang asli Sukoharjo ini.
Muhammad Noor Aris, Ketua PAC IPNU Kecamatan Gebog apresiatif terhadap kunjungan tersebut. “Tahun kemarin kami yang mengunjungi Pimpinan Wilayah Yogyakarta, sekarang ganti kami yang menerima tamu dari Yogyakarta, Alhamdulillah. Silaturrahim antar sesama kader penerus perjuangan NU harus senantiasa kita pererat. Meski secara geografis jauh, namun jika niat silaturrahim tulus, pasti akan terasa dekat. Semoga dengan ini dapat memperkuat oraganisasi NU,” terang Aris.
Sebelumnya, PAC IPNU-IPPNU Gebog pun pernah berkunjung ke Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Yogyakarta yang juga dihadiri oleh para wakil dari masing-masing PC IPNU-IPPNU se-Yogyakarta, termasuk PC Kota. Selain Nailul Falah, kader Gebog yang juga melanjutkan belajar di Yogyakarta adalah Khoirul Wafa, yang mondok di Pesantren Sunni Darussalam Sleman, peninggalan Nyai Umroh Mahfudhoh, Ketua Umum pertama IPPNU pusat.
Baik Falah maupun Wafa diharapkan agar turut aktif di organisasi IPNU cabang Kota dan Sleman Yogyakarta. Falah dan Wafa menemani rombongan sejak berziarah ke makam Sunan Muria, Raden Umar Sa’id, waktu fajar Shubuh, ke makam Sunan Kudus, Syaikh Ja’far Shadiq dan Mbah Arwani pada siang harinya. Rombongan berencana kembali ke Yogyakarta setelah selesai darinya. (Istahiyyah/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Blog Pribadi Bang Roy Han Habib, Bahtsul Masail Blog Pribadi Bang Roy Han